Thursday, March 5, 2009

XXVII ~ 27



Terbuka kelopak
walau tiada harum namun tetap berseri
Dalam taman larangan tersendiri
Tersentuh jejari
dalam asyik berjaga tidak disangka berduri
Bisa telus menyentuh ke hati

Lukaku berdarah
sebelum sampai waktunya

Mengalir ke lurah asing nan berliku
Dan merempuh
tebing kasih selama ini gagah bertahan
Menghakis
segunung rindu yang teguh
dihanyut
arus rapuh untuk kuberpaut

Di mana kutemui penawar ini
Mengharap lagi
Terbukalah kembali... mekar semula

Setangkai semalu
malu bila kusentuh namun kan berseri
Dalam taman larangan tersendiri
Usah disentuh lagi...


2 comments:

Anonymous said...

ren...syahdu la...

Redynne said...

hmmmmm.... syahdu mlm b'lagu sepi....

Blog Widget by LinkWithin